VISI

Menjadi sekolah yang paling diminati dan dipercaya dalam pengembangan bakat siswa di tahun 2030.

MISI
  1. Membentuk pribadi muslim yang unggul, berakhlak mulia, berbudaya, dan berwawasan global.
  2. Mengembangkan pembelajaran dan bimbingan secara efektif yang meliputi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik, sehingga potensi dan bakat siswa dapat berkembang secara optimal.
  3. Menciptakan suasana yang kondusif untuk mengembangkan potensi dan bakat siswa melalui penekanan pada penguasaan kompetensi bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, serta bahasa Inggris untuk mempelajari pengetahuan yang lebih luas.
  4. Mengembangkan budaya disiplin, etos kerja yang tinggi, dan semangat berprestasi, serta mampu menumbuhkan dan meningkatkan kualitas keagamaan sesuai nilai-nilai Al-Qur’an, sunah, dan ke-Muhammadiyah-an.
  5. Menerapkan manajemen partisipatif dengan melibatkan seluruh warga sekolah, orang tua siswa, dan para pemangku kebijakan (stakeholders) lainnya.
  6. Meningkatkan kompetensi tenaga pendidik dan fasilitas pendidikan untuk menunjang pengembangan potensi dan bakat siswa.
  7. Mengembangkan program pendidikan yang berakar pada agama Islam, budaya, norma susila, dan tata krama yang berlaku di masyarakat melalui pembiasaan dan kultur gemar membaca.

Aktif

Mampu terlibat secara optimal dalam proses belajar, baik secara fisik, mental, maupun sosial.

Bertauhid

Memiliki keyakinan yang kuat kepada Tuhan, serta tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari.

Ceria

Rasa nyaman, bahagia, dan bebas mengekspresikan diri secara positif, sehingga proses belajar berlangsung lebih optimal dan bermakna.

Disiplin

Pentingnya tanggung jawab, ketaatan terhadap aturan, serta kemampuan mengelola waktu dengan baik.

Perjalanan 79 Tahun

Kilas Balik Sejarah SD Muhammadiyah Kompleks Gresik

edit dsc09729

Dari sini semua bermula …

Di pesisir Gresik, timur laut Pulau Jawa, tempat yang dijuluki salah satu gerbang masuknya Islam di Jawa, sebuah gerakan pendidikan mulai tumbuh di bawah naungan Muhammadiyah.

Tokoh yang sangat berperan dalam perjalanan ini adalah seorang ulama yang dikenal dengan nama K.H. Faqih Usman, yang memimpin Muhammadiyah di Gresik. Di kemudian hari, K.H. Faqih Usman sendiri dipercaya sebagai Menteri Agama Republik Indonesia masa awal pascakemerdekaan dan juga menjadi Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah tahun 1968-1971.

Atas wejangan K.H. Ahmad Dahlan, sang pendiri Muhammadiyah, K.H. Faqih Usman sangat paham bahwa pendidikan adalah kunci untuk mencerdaskan anak bangsa dan memperbaiki kondisi sosial masyarakat.

Pada Ahad, 3 Juli 1927, langkah besar pertama pun diambil. Setelah berhasil mendirikan Grup Muhammadiyah Gresik, yang konon dicetuskan di bawah beduk Masjid Jami Gresik, K.H. Faqih Usman bersama dengan beberapa tokoh Muhammadiyah setempat meresmikan sebuah madrasah di Kampung Kemasan, Gresik.

Acara peresmian tersebut turut dihadiri oleh K.H. Mas Mansyur, seorang tokoh nasional asal Surabaya, ulama besar, sekaligus Konsul Muhammadiyah Jawa Timur yang sangat dihormati. Madrasah ini menjadi cikal bakal dari upaya mendidik generasi muda dengan nilai-nilai Islam yang moderat, serta memberikan pendidikan yang berkualitas.

Awalnya, madrasah tersebut hanya sebuah lembaga pendidikan kecil yang bernama Madrasah Muhammadiyah. Namun, seiring berkembangnya zaman dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan, pada tahun 1928, madrasah ini berubah menjadi Volkschool Muhammadiyah, yang lebih dikenal dengan sekolah untuk anak-anak pribumi.

Perubahan besar terjadi lagi pada masa kolonial. Sekolah ini menjadi Hollandsch Inlandsche School (HIS) Muhammadiyah, sebuah sekolah yang diselenggarakan dalam sistem pendidikan yang lebih formal sesuai dengan kebijakan pemerintah kolonial saat itu.

Perubahan demi perubahan terus terjadi, dan pada akhirnya, setelah Indonesia merdeka, tepatnya pada tanggal 1 Agustus 1947, sekolah ini resmi berubah menjadi SD Muhammadiyah Gresik. Nama dan statusnya berubah, tetapi semangat untuk menyediakan pendidikan yang berkualitas dan berbasis nilai-nilai Islam tetap terjaga. Semangat itu terus tumbuh seiring dengan kesadaran masyarakat yang semakin besar tentang pentingnya pendidikan bagi anak-anak mereka.

Jumlah siswa yang terus meningkat menjadi tantangan baru bagi sekolah ini. Masyarakat Gresik sangat antusias untuk menyekolahkan anak-anak mereka di SD Muhammadiyah, sehingga pendaftaran semakin penuh. Untuk mengatasi masalah keterbatasan tempat dan jumlah siswa, pada hari Kamis, 1 Agustus 1963, dilakukanlah pengembangan besar-besaran. SD Muhammadiyah Gresik dibagi menjadi dua sekolah, yaitu SD Muhammadiyah 1 dan SD Muhammadiyah 2.

Tidak berhenti di situ. Pada 1 Januari 1964, perkembangan lebih lanjut dilakukan dengan mendirikan SD Muhammadiyah 3 yang terletak di Kelurahan Pulopancikan. Dengan adanya tiga sekolah yang berdampingan ini, setiap sekolah pun mulai memiliki karakter dan ciri khas masing-masing, namun tetap terjalin hubungan yang erat antarketiganya.

Berpuluh-puluh tahun setelahnya, semangat untuk maju bersama terus dipupuk. Ketiga sekolah ini sepakat untuk saling bersinergi dan bekerja sama untuk membangun pendidikan yang lebih baik lagi. Ditancapkanlah satu komitmen yang sama, yakni untuk mendidik anak-anak bangsa dengan lebih baik lagi, dengan mengutamakan kualitas pendidikan serta nilai-nilai akhlak yang luhur. Maka, dengan semangat yang kuat, terciptalah sebuah slogan yang menjadi pedoman bersama: “Satu Kata, Satu Suara, Maju Bersama”.

Slogan ini kemudian menjadi simbol penyatuan visi dan misi dari ketiga sekolah tersebut, yang kini lebih dikenal dengan nama SD Muhammadiyah Kompleks Gresik (SD Mugres). SD Mugres terbagi atas Kampus A yang menempati gedung di Jalan K.H. Kholil Nomor 90 Gresik dan Kampus B di Jalan Harun Thohir Nomor 37A Gresik.

Dengan sinergi yang terjalin kuat, SD Mugres terus berkembang dan menjaga kualitas pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kecerdasan intelektual, tetapi juga pada pembentukan karakter yang mulia.

Kini SD Muhammadiyah Kompleks Gresik telah menjadi salah satu lembaga pendidikan yang disegani di Gresik. Banyak generasi muda yang lulus dari sekolah ini dan membawa nilai-nilai kebaikan serta semangat untuk memajukan masyarakat.

Perjalanan panjang yang dimulai lebih dari 90 tahun yang lalu, dari Madrasah Muhammadiyah di Kampung Kemasan hingga terbentuknya SD Muhammadiyah Kompleks Gresik, menjadi bukti nyata bahwa dengan kerja keras, visi yang jelas, dan sinergi yang solid, pendidikan yang berkualitas dapat diwujudkan untuk masa depan yang lebih baik. (abi/dari berbagai sumber)

Pesan Menteri Dikdasmen RI

Pesan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia Bapak Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. kepada seluruh murid SD Mugres. Beliau menyampaikannya saat ditemui oleh perwakilan murid SD Mugres dalam pembukaan Olympicad 8 di Bandung, Jawa Barat.

mendikdasmen4

Rajinlah belajar, taatlah beribadah, teruslah berprestasi mencapai cita-cita yang tinggi!


Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed.
Kepala sekolah kami

Para ahli dalam memberikan pelayanan terbaik bagi anak-anak Anda.

img 6592
Eka Meitasari, S.Pd.

Kepala SD Mugres Kampus A

img 6590
Luluk Subaidah, S.Pi., S.Pd.

Kepala SD Mugres Kampus A

dsc00776
Yusuf Wibisono, M.Pd.

Kepala SD Mugres Kampus B

Harapan Ibu Ketua PC Aisyiyah Gresik
img 6630

Pendidikan adalah amanah besar untuk menyiapkan generasi yang cerdas, beriman, dan berakhlak mulia. Semoga SD Mugres terus menjadi tempat tumbuhnya anak-anak yang berilmu, berkarakter, dan bermanfaat bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan.

Zulfiah, S.Psi.

More than just a joyful place

Kami menghadirkan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh, mengembangkan pengetahuan, membentuk karakter, serta menumbuhkan nilai-nilai kebaikan dalam setiap aktivitas belajar dan bermain.